Sabtu, 11 Juni 2016

Halal atau Haram



Rasulullah SAW bersabda : "Akan datang bagi manusia suatu jaman dimana orang tidak peduli apakah harta yang diperolehnya halal atau haram."

(HR. Bukhari)

keikhlasan hati

Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu dan tidak pula menilai kebagusan wajahmu, tetapi Allah SWT melihat (menilai) keikhlasan hatimu."

(HR. Muslim)

Jumat, 06 Mei 2016

Nikahilah Wanita Karena Empat Hal


Rasulullah SAW bersabda : "Nikahilah wanita karena hartanya, karena keturunannya, kecantikannya dan agamanya. carilah wanita yang baik agamanya niscaya kau beruntung"

(HR. Bukhari, Muslim)

Kekuasaan itu Amanah


Rasulullah SAW bersabda : "Wahai Abu Dzar: "Sesungguhnya engkau lemah dan sesungguhnya dia (kekuasaan itu) adalah amanah dan di hari kiamat akan menjadi siksa dan sesal kecuali yang mengambil sesuai haknya dan melaksanakan apa yang seharusnya dilaksanakan"."

(HR. Muslim)

Shalat Berjama'ah


Dari Abu Hurairah (Abdurrahman bin Shaher) r.a. berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Shalat berjama'ah pahalanya melebihi shalat sendirian baik di tempat pekerjaan atau di rumah, dua puluh lima derajat. Yang demikian itu karena jika seseorang telah menyempurnakan wudhu kemudian pergi ke masjid tanpa tujuan lain selain shalat maka tidak bertindak selangkah melainkan diangkat sederajat dan dihapuskan daripadanya satu dosa hingga masuk ke masjid. Apabila telah berada di dalam masjid maka ia dianggap mengerjakan shalat selama ia masih menantikan shalat (selama bertahan karena menunggu shalat) dan Malaikat memohonkan rahmat atau mendoakan seseorang selama ia dalam majelis shalatnya. Malaikat berdoa, Ya Allah, kasihanilah dia; ya Allah, ampunilah dia; ya Allah, maafkanlah dia. Demikian itu selama ia tidak mengganggu dan belum berhadats di tempat itu."

(HR. Bukhari - Muslim)

Belajar Ikhlas dan Tawaqa


Rasulullah bersabda :"Jauhilah segala yang haram niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah. Relalah dengan pembagian (rezeki) Allah kepadamu niscaya kamu menjadi orang paling kaya. Berperilakulah yang baik kepada tetanggamu niscaya kamu termasuk orang mukmin. Cintailah orang lain pada hal-hal yang kamu cintai bagi dirimu sendiri niscaya kamu tergolong muslim, dan janganlah terlalu banyak tertawa. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa itu mematikan hati". 

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

jenazah orang kafir



Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, jenazah orang kafir berlalu di hadapan kami, apakah kami perlu berdiri?" Nabi Saw segera menjawab, "Ya, berdirilah. Sesungguhnya kamu berdiri bukanlah untuk menghormati mayitnya, tetapi menghormati yang merenggut nyawa-nyawa."

(HR. Ahmad)

Perbanyak Ibadah



Rasulullah SAW bersabda : "Apabila tersisa sepertiga dari malam hari Allah 'Azza wajalla turun ke langit bumi dan berfirman : "Adakah orang yang berdo'a kepadaKu akan Ku kabulkan? Adakah orang yang beristighfar kepada-Ku akan Ku ampuni dosa- dosanya? Adakah orang yang mohon rezeki kepada-Ku akan Ku berinya rezeki? Adakah orang yang mohon dibebaskan dari kesulitan yang dialaminya akan Ku atasi kesulitan-kesulitannya?" Yang demikian (berlaku) sampai tiba waktu fajar (subuh)." 

(HR. Ahmad)

Adil


Rasulullah SAW bersabda : "Bertakwalah kepada Allah dan berlakulah adil terhadap anak-anakmu."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Selasa, 03 Mei 2016

Aqiqah

Rasulullah SAW bersabda : "Setiap anak tergadai dengan (tebusan) akikahnya (seekor atau dua ekor kambing) yang disembelih pada umur tujuh hari dan dicukur rambut kepalanya (sebagian atau seluruhnya) dan diberi nama."

(HR. An-Nasaa'i)

Senin, 02 Mei 2016

Save my Brother Moslem in the world

Ya Allah SWT, Tuhan yang maha pengampun, maha pencipta segala isi yang ada di dunia ini, maha segala dzatyang Agung... Allah yang bisa merubah malam menjadi pagi, pagi menjadi sore, dan kembali lagi kepada malam.... lindungi saudara saudara Muslim kami yg ada di Dunia Mu ya Allah... yang ada di Indonesia, Rohingya, Palestina, Suriah Aleppo khususnya, Irak, Mesir, Yaman, Afrika, dan belahan Dunia lainnya ya Allah... 

Setiap harinya mereka tidak bisa hidup tentram dalam kedamaian... mereka semua dibayangi ketakutan akibat invasi kaum kaum kafir dan fasik... dan jika sudah terjadi Dunia pun terdiam, yg mengatasnamakan HAM pun tak bisa berbuat banyak, lembaga PBB hanya berulang kali mengecam tanpa ada realisaai nyata terhadapnya....

Ya Allah,,, jika ini memang kehendak Mu, kuyakin mereka semua syahid dalam menuju haribaanmu... mereka sudah tersenyum dalam genggaman ridhomu... semoga mereka umat umat yang kelak akan bertemu bidadari dan bidadara Syurgamu ya Allah....

Ya Allah, Tuhan yang maha pelindung... lindungi kami semua umat muslim yang masih berjuang dalam menghadapi kehidupan di akhir zaman ini ya Allah...,  jagalah kami selalu umatnya baginda Besar Nabi Muhammad S.A.W..... yang selalu ingin jua dalam genggaman ridhomu ya Allah... Aminnn Allahumma Aminnn...

Keutamaan Membaca Al-Quran


Rasulullah SAW bersabda : "Sebaik-baik engkau semua ialah orang yang mempelajari al-Quran dan mengajarkannya pula (kepada orang lain)."

(HR. Bukhari)

Minggu, 01 Mei 2016

Membaca Ayat Kursi Setelah Shalat



Rasulullah SAW bersabda : "Barangsiapa yang membaca ayat kursi di akhir setiap shalat wajib, maka tidak ada yang menghalangi dia untuk masuk surga kecuali kematiannya."

(HR. An-Nasai)

Anjuran Untuk Ingat (Berzikir) Kepada Allah SWT



Rasulullah SAW bersabda : "Allah SWT berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari."

(HR. Muslim)

Jumat, 29 April 2016

pertanyaan dengan jawaban bijak dan logika

 seorang umat yang memasuki sebuah masjid, dia mengajukan 3 pertanyaan yang hanya boleh dijawab dengan akal. Artinya tidak boleh dijawab dengan dalil, karena dalil itu hanya dipercaya oleh pengikutnya, jika menggunakan dalil (naqli) maka justeru perbincangan ini tidak akan menghasilkan apa-apa…

Pertanyaan atheis itu adalah:

1. Siapa yang menciptakan Allah?? Bukankah semua yang ada di dunia ada karena ada penciptanya?? Bagaimana mungkin Allah ada jika tidak ada penciptanya??

2. Bagaimana caranya manusia bisa makan dan minum tanpa buang air?? Bukankah itu janji Allah di Syurga?? Jangan pakai dalil, tapi pakai akal….

3. Ini pertanyaan ketiga, kalau iblis itu terbuat dari Api, lalu bagaimana bisa Allah menyiksanya di dalam neraka?? Bukankah neraka juga dari api??

Tidak ada satupun jamaah yang bisa menjawab, kecuali seorang pemuda.

Pemuda itu menjawab satu per satu pertanyaan sang atheis :

1. Apakah engkau tahu, dari angka berapakah angka 1 itu berasal?? Sebagaimana angka 2 adalah 1+1 atau 4 adalah 2+2?? Atheis itu diam membisu..



“Jika kamu tahu bahwa 1 itu adalah bilangan tunggal. Dia bisa mencipta angka lain, tapi dia tidak tercipta dari angka apapun, lalu apa kesulitanmu memahami bahwa Allah itu Zat Maha Tunggal yg Maha mencipta tapi tidak bisa diciptakan??”

2. Saya ingin bertanya kepadamu, apakah kita ketika dalam perut ibu kita semua makan? Apakah kita juga minum? Kalau memang kita makan dan minum, lalu bagaimana kita buang air ketika dalam perut ibu kita dulu?? Jika anda dulu percaya bahwa kita dulu makan dan minum di perut ibu kita dan kita tidak buang air didalamnya, lalu apa kesulitanmu mempercayai bahwa di Syurga kita akan makan dan minum juga tanpa buang air??

3. Pemuda itu menampar sang atheis dengan keras. Sampai sang atheis marah dan kesakitan. Sambil memegang pipinya, sang atheis-pun marah-marah kepada pemuda itu, tapi pemuda itu menjawab : “Tanganku ini terlapisi kulit, tanganku ini dari tanah..dan pipi anda juga terbuat dari kulit dari tanah juga..lalu jika keduanya dari kulit dan tanah, bagaimana anda bisa kesakitan ketika saya tampar?? Bukankah keduanya juga tercipta dari bahan yang sama, sebagaimana Syetan dan Api neraka??

Sang athies itu ketiga kalinya terdiam…

Sahabat, pemuda tadi memberikan pelajaran kepada kita bahwa tidak semua pertanyaan yang terkesan mencela/merendahkan agama kita harus kita hadapi dengan kekerasan. Dia menjawab pertanyaan sang atheis dengan cerdas dan bernas, sehingga sang atheis tidak mampu berkata-kata lagi atas pertanyaannya..

Itulah pemuda yang Islami, pemuda yang berbudi tinggi, berpengetahuan luas, berfikiran bebas…tapi tidak liberal… tetap terbingkai manis dalam indahnya Aqidah…

Ada yang berkata bahwa pemuda itu adalah Imam Abu Hanifah muda. Rahimahullahu Ta’ala…

Senin, 25 April 2016

Kelebihan Ayat Kursi

Assalammualaikum Guys... 


Dari Anas bin Malik r.a. koola, Rasullallah S.A.W bersabda : Apabila seseorang dari umatku membaca ayat kursi 12 kali, kemudian dia berwudhu & mengerjakan sholat subuh, niscaya Allah akan menjaganya dari kejahatan syaitan dan derajatnya sama dengan orang yang membaca seluruh Al-quran sebanyak 3 kali. Dan pada hari kiamat ia akan diberi mahkota dari cahaya yg menyinari semua pwnghuni Dunia"..
Anas bin Malik berkata kembali : ya Rasullallah, apakah hendak dibaca setiap hari?"

Sabda Rasullallah S.A.W., "Tidak, cukuplah membacanya pada setiap hari Jum'at." 

Gimana Guys. Mantabh bwaee ganjaran pahalanya nih Guys. Hanya Ayat Kursi 12x setiap menjelang subuh di hari jumat Guys... yook ahh rame rame kita praktekin nyookk klo kata bang benyamin nih... insya Allah dah diterime Dunia wal Akherat... aminnn 😊👌👍👳

Wassalammualaikum wr.wb Guys...

Fungsi Wanita Dalam Rumah Tangga


Rubrik : Kajian Muslimah
Publikasi : 22-09-2004

Laki-laki yang bekerja dengan susah payah memeras keringat di luar rumah memerlukan seorang istri yang dapat menyenangkan, melegakan, menenangkan, melepaskan rasa penat badan maupun pikiran dan memberikan harapan serta semangat baru untuk menunaikan tugas-tugasnya pada hari-hari berikutnya. Tugas istri semacam ini mustahil dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya oleh wanita karir. Sebab si wanita karir yang sepanjang hari bekerja di luar rumah, juga menghadapi problem dan beban mental yang sangat besar, bahkan mungkin lebih berat dengan apa yang dialami oleh si laki- laki.

Dalam keadaan semacam ini, akhirnya timbul pertanyaan: "Apakah suami yang menghibur istri, ataukah istri yang menghibur suami, ataukah kedua-duanya sibuk dengan kepenatan sendiri, sehingga sama-sama bersikap acuh? Ataukah masing-masing mencari hiburan sendiri-sendiri, atau ke luar rumah bersama-sama mencari hiburan, ataukah sebaiknya mempraktekkan cara hidup kumpul kebo, supaya jika timbul kebosanan tidak menimbulkan tanggung jawab yang lebih berat? 

Jika terjadi kehidupan rumah tangga semacam ini, maka baik suami maupun istri akan sama-sama menderita pahit dan getir, dan anak-anak yang tinggal dalam rumah tangga demikian hanya akan menyaksikan kebingungan dan sandiwara yang menyesakkan nafas. Generasi baru Eropa yang hidup di bawah sistem masyarakat yang mendewakan emansipasi dan wanita karir telah mengalami keterasingan, kegelisahan, kekacauan, dan kegoncangan mental. Statistik kemelut kehidupan Barat sendiri menjadi bukti betapa besarnya dampak negatif terhadap kehidupan anak-anak, para suami dan para istri sendiri di tengah masyarakat mereka. 

Padahal di dalam hadits-hadits Rasulullah disebutkan mengenai ciri-ciri istri yang shalih, yaitu sebagai berikut: 

1. Melegakan hati bila dilihat. 
Hal ini tersebut di dalam hadits Ibnu Majah dari sahabat Abu Umamah AI-Bahily. "Bagi seorang mukmin laki-laki, sesudah taqwa kepada Allah, maka tidak ada sesuatu paling berguna bagi dirinya, selain istri yang shaleh, yaitu; taat bila diperintah, melegakan bila dilihat, nerima bila diberi janji, dan menjaga kehormatan dirinya dan suaminya, ketika suaminya pergi. " (HR. Ibnu Majah). 

2. Dapat diberi amanah. 
Hal ini diriwayatkan oleh sahabat Sa' ad bin Abi Waqash bahwa Rasulullah SAW bersabda: Ada tiga macam keberuntungan, yaitu: 
1. Istri yang shalihah, kalau kamu lihat melegakan dan kalau kamu tinggal pergi ia amanah serta menjaga kehormatan dirinya dan hartamu. 
2. Kuda yang penurut dan cepat larinya sehingga dapat membawa kamu menyusul temen-temanmu. 
3. Rumah besar yang banyak didatangi tamu. (HR. Hakim). 

3. Memberikan suasana teduh dan ketenangan berpikir. 
Hal ini Allah firmankan di dalam QS. 30 : 21, "Di antara tanda kekuasaan-Nya, yaitu Dia menciptakan pasangan untuk diri kamu dari jenis kamu sendiri, agar kamu dapat memperoleh ketenangan bersamanya dan Dia menjadikan rasa cinta dan kasih sayang antara kamu. Sungguh di dalam hati yang demikian itu merupakan tanda-tanda (kekuasaan) bagi kaum yang berpikir." 

4. Membantu memelihara akidah dan ibadah. 
Hal ini dinyatakan Rasulullah dalam sabdanya: "Barangsiapa diberi oleh Allah istri yang shalihah, maka sesungguhnya ia telah diberi pertolongan oleh Allah meraih separuh agamanya. Kemudian hendaklah ia bertakwa kepada Allah di dalam memelihara separuh lainnya." (HR. Thabrani dan Hakim). 

Ketentuan Illahi yang telah menempatkan laki- laki dan wanita pada fungsi masing-masing sesuai dengan fitrahnya, adalah suatu aksioma yang tidak dapat berubah. Segala sesuatu yang ada di alam ini, Allah telah berikan fungsi dan tugas yang bersifat paten. Bumi yang ditakdirkan berputar pada porosnya, begitu pula bulan dan bintang menjadikan segala yang ada di dunia berjalan dengan teratur dan nyaman untuk dihuni. Maka begitu pulalah halnya dengan fungsi dan tugas yang dibebankan kepada laki-laki dan wanita di dunia ini. 

Jikalau kita mencoba untuk melanggar aksioma Illahiyah ini. Maka malapetakalah yang akan menjadi hasilnya dan kita harus siap menerima segala akibat kehancurannya. Sebaliknya, kalau kita mentaati secara tuntas apa yang sudah menjadi aksioma Illahiyah ini, maka kesehjateraan, ketenangan, kedamaian, persaudaraan, persatuan dan kenikmatan dunia ini selalu dapat kita rasakan dengan tiada terkirakan. Karena Allah akan Melimpahkan segala rahmat-Nya kepada umat manusia yang mau patuh dan taat kepada ketentuan-Nya. Marilah kita meniti jalan mencapai kebaikan. 

Puasa Bulan Rajab

Assalammualaikum Guys... mau berbagi informasi ba'da pengajian semalam... seputar Bulan Rajab guys... dianjurkan agan agan berpuasa guys, pahalanya sangat menjanjikan... keterangannya sbb :

2 hari puasa : akan dimuliakan Allah SWT
3 hari puasa : akan dihindarkan azab dunia dan kubur, serta dihindari penyakit gila, dijaga dari fitnah Dajjal
8 hari puasa : maka akan dibukakan pintu pintu syurganya Allah SWT
10 hari puasa : diringankan pertanyaan saat di kubur
15 hari puasa : diampunkan dosa dosanya yang lalu dan digantikan dengan kebaikan...

Oke Guys... selamat mengamalkan guys.. mumpung hayat masih di kandung badan agar tabungan akhiratnya banyak. Aminnn... 👌🙏

Kamis, 07 Januari 2016

Mengenang Nasihat Ayah Buya Hamka

Pada suatu sore, Ayah kedatangan tamu dua orang perempuan. Rupanya mereka adalah Ibu dan Anak. Si anak perempuan yang masih muda menyampaikan masalahnya kepada Ayah. Ia ingin meminta cerai kepada suaminya.
Perempuan muda itu bercerita bahwa ia sudah membina keluarga dengan suaminya selama sembilan tahun. Mereka telah dikaruniai 5 orang anak. 4 bulan yang lalu, suaminya minta izin untuk beristri lagi. Kontan kedamaian selama 9 tahun mulai terusik. Pertengkaran mulai mewarnai kehiduan mereka.

Sudah 2 bulan ini suaminya jarang pulang, kalaupun pulang itu hanya sebentar sekedar untuk meyerahkan biaya hidup dan biaya sekolah anak - anak. Belakangan perempuan muda yang tengah bersedih ini mendapat kabar yang mengejutkan hati... suaminya telah menikah sirih dengan teman sekantornya... :(

“saya ingin mendapatkan nasihat & bimbingan dari Buya Hamka yang telah lama saya kenal dari Kuliah Subuh RRI & Mimbar Jum’at di TVRI... “Perempuan muda itu menyampaikan maksudnya”.
Saat itu, Ayah yang sempat tercenung beberapa saat, lantas bertanya kepada perempuan muda tersebut.

“Ananda Sholat?”

Perempuan Menjawab : “Sholat Buya. Malah tidak pernah tertinggal shalat Dhuha, Shalat malam, dan puasa senin - kami,”

“Suami Anda sholat?” kembali Buya bertanya

“selama ini kami menjalankannya bersama-sama,” sambung sang perempuan muda.

“Apa alasan Ananda berkeinginan untuk bercerai? sudahkah dipertimbangkan masak-masak?” Buya melanjutkan pertanyaannya.

Perempuan muda yang berniat meminta cerai dari suaminya itu sambil menahan tangis bercerita kepada Buya Hamka.

“Kami sama sama berasal dari Tanah Pasundan, Kamui menikah karena sama sama saling menyukai dan satu iman. Dari mulai berkeluarga sampai sembilan tahun usia pernikahan kami & memiliki 5 orang anak saat ini... maaf Buya, aktivitas seks suami saya tidak pernah berkurang. Sebagai seorang istri & berprofesi seorang guru, saya tidak bisa mengimbangi hasrat suami saya tersebut. Malah bertambah tambah saja semangatnya. Karena kondisi, saya jadi sering menolak keinginan suami saya dengan berbagai alasan, seperti lelah, capai, dan sibuk. Karena sering menolak keinginannya. kami jadi sering bertengkar. Klimaksnya suami saya minta izin untuk menikah lagi. Bahkan sudah dua bulan ini suami saya sering tidak pulang. Terakhir saya mendengar, suami saya diam diam telah menikah lagi.” Perempuan itu menuturkan ceritanya dengan suara terbata dan wajah agak menunduk. Mungkin ia malu menatap wajah Buya Hamka (Ayah).

“itu sebabnya saya ingin minta cerai saja, Buya”

Setelah Ayah mempersilahkan kedua tamunya minum, Ayah mulai memberi wejangannya.
“Ananda tahu, perceraian adalah suatu perbuatan halal yang tidak disukai Allah. Perceraian bukan saja perbuatan yang menyebabkan berpisahnya dua orang suami istri tetapi juga merusak hubungan kedua keluarga. Membuat anak anak kehilangan pegangan. Ada dua macam pribadi seorang laki laki yang memiliki kelebihan bakat alam seperti suami Ananda. Pertama. Laki laki beriman. laki laki ini takut kepada Allah. Dia pun takut kehilangan istrinya, seperti Ananda ini, Dia sayang kepada keluarganya. Dia takut rusak rumah tangganya. Sementara, istrinya tidak mau dimadu. Jalan pintas yang dilakukan laki laki untuk menyalurkan biologis yang susah ditahannya adalah dengan cara menikahi perempuan lain secara diam - diam alias nikah di luar sepengetahuan istrinya; nikah siri atau di bawah tangan. Menikah dengan cara ini halal, tidak dimurkai oleh Allah. dan yang Kedua adalah laki laki yang tidak takut kepada Allah, apalagi kepada istrinya. Dia akan berbuat semaunya termasuk berzina. Malah bila tidak dapat menahan dan mengendalikan hasratnya, bisa melakukan perkosaan sebagai pelampiasannya”

“Lalu bagaimana terhadap seorang istri? sama. ada istri yang tidak takut kepada Allah, juga kepada suaminya. Istri yang tidak takut kepada Allah ini melarang suaminya untuk menikah lagi. Dia memberi peluang kepada si suami untuk berbuat sekehendak hatinya di luar rumah. Malah bila ada kesempatan, dapat pula dia berbuat seperti yang dilakukan oleh si suami., berzina”

“Singkatnya, istri yang memberi peluang kepada suaminya untuk berzina, dosanya sama dengan perbuatan suaminya. Seorang istri yang memunggungi si suami ketika tidur, dapat laknat dari Allah. Begitu pula bila suami tidak mengizinkan si istri keluar rumah dan istri dilarang suaminya menjalankan puasa sunah, dia harus patuh kepada larangan suaminya tersebut. Kepada laki laki di perintahkan Allah untuk menikah satu, dua, tiga, dan empat dengan syarat berlaku adil. Namun bila tidak sanggup berlaku adil, sebaiknya satu saja. Al-Qur’an surah An-Nissa ayat 3.

“Hanya ini yang bisa Buya sampakan kepada Ananda. Buya dilarang oleh agama untuk menganjurkan Ananda meminta cerai kepada suami. Dan Buya pun tidak berhak menganjurkan Ananda untuk bersabar saja. Keputusan ada di tangan Ananda sendiri. Semua tergantung akan tinggi rendahnya iman seseorang kepada Allah, Sekian ya?!” Ayah mengakhiri nasihatnya.

Kedua perempuan itu tak berapa lama kemudian meninggalkan rumah Ayah.
4 bulan kemudian, perempuan muda yang tak pernah meminta nasihat kepada Ayah itu datang kembali kerumah menemui Ayah. Perempuan itu datang dengan seorang laki laki yang sebaya dengannya, diiringi oleh lima orang anak anak yang hampir sebaya semuanya.

Ayah menemui mereka di ruang tamu. Mereka semua bersalaman dengan Ayah sambil mencium tangan Ayah. Si perempuan memperkenalkan laki - laki di sampingnya sebagai suaminya serta kelima anak anak mereka.

Di akhir silaturahminya, si perempuan berkata kepada Ayah, “Buya saya lebih takut kepada Allah daripada takut dimadu”.

Oke teman teman para pembaca. dapat disimpulkan betapa bijaknya nasihat seorang Ayah (Buya Hamka) tatkala memberikan nasihat kepada sesamanya. Hidup di Dunia ini hanya sementara... Jikalau para istri zaman kini sadar bahwa dengan ikhlas terhadap segala biduk rumah tangganya maka itu adalah salah satu tiket para istri untuk Syurga di akhirat nanti... Semoga segala sesuatunya dapat dilihat dari sudut pandang yang baik dan positif. Amin Allahumma Amin. :)

Sumber :
Ayah, Kisah Buya Hamka.. Masa muda, Dewasa, Menjadi Ulama, Sastrawan, Politisi, Kepala Rumah Tangga, Sampai ajal menjemputnya.