ISLAM, agama yang memang benar - benar nyata dan tidak diragukan lagi akan kebenarannya, Islam itu indah bila kita meyakini dan menekuninya secara mendalam. Banyak hal yang tersirat di dalam islam sendiri. Kawan, selagi kita masih hidup, pergunakanlah Agama Islam dengan baik dan benar, bukan untuk saling menyakiti satu sama lain. Melainkan kita harus hidup secara berdampingan. Aku Bangga menjadi seorang Muslim... (^_^)
Senin, 27 Februari 2012
Sabtu, 18 Februari 2012
jangan jadi muslim yg tidak bisa membaca alias bodoh !!!
Assalammualaikum Wr.Wb
Riskan sekali melihat zaman sekarang ini dimana umat muslim mudah terprovokasi dengan mudahnya, tanpa melakukan tabayyun terlebih dahulu terhadap informasi yang diterimanya, sehingga antara sesama muslim saling menjatuhkan. Sebagai contoh : akhir" ini banyak masyarakat yg menyudutkan ormas-ormas Islam, bahkan banyak dari pihak muslim sendiri yg menyetujui akan adanya pembubaran ormas Islam tersebut. Tidak menutup kemungkinan masyarakat muslim memusuhi dan bahkan benci dengan ormas-ormas Islam yg selama ini di judge negatif oleh masyarakat luas akibat peran media yg terlalu memblow-up berita kurang menguntungkan di pihak ormas-ormas tersebut. Sejatinya dan seharusnya yg perlu kita ketahui adalah jangan jadi orang bodoh dan mudah terbawa arus akibat pemberitaan yg pada DASARNYA kita belum benar-benar mengetahui, dan kita tidak pernah tahu informasi yg kita terima dari sumber yg bertanggung jawab alias adil (tidak memihak pada kelompok-kelompok tertentu). Jangan kita justru memanaskan situasi yg kondusif akibat ulah bodoh kita sendiri.
Saya sebagai penulis ingin menyambung lidah secara singkat dari keterangan sang Habib Riziek berkenaan dengan kasusnya di Kalimantan Tengah. Saya tidak ingin berpedoman bad news is good news, tapi bagi saya Kebenaran lah yg harus dan semestinya diungkapkan. Agar masyarakat tidak simpang siur dan pada akhirnya terjadi kesalah pahaman yg disebabkan oleh berita-berita di media. baik media cetak maupun elektronik.
Awal terjadinya perselisihan adalah ada lahan masyarakat dayak muslim yg direbut oleh para pengusaha di kalimantan tengah tersebut. Masyarakat suku dayak tersebut memiliki bukti-bukti dan surat-surat yg sah atas kepemilikan lahannya tersebut, sehingga mereka tidak terima akan hal tersebut dan pada akhirnya melapor kepada pihak yg berwenang. Namun, seperti yg kita ketahui di Negara ini dimana uang bisa membeli segala sesuatunya, termasuk hak seseorang pun bisa dikesampingkan demi kepentingan kelompok-kelompok tertentu. Dalam hal ini Gubernur Kalimantan Tengah (Teras Narang) terlibat, terbukti dengan adanya salah satu satu tokoh Dayak, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah Budiardi, yg merasa bahwa hal ini tidak adil, dimana pejabat tersebut merasa iba dengan hak-hak lahan rakyatnya yg diambil oleh para pengusaha dengan dukungan oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab.
Budiardi, Seseorang peajbat ini ingin ditangkap oleh oknum yg mendukung pengambilan lahan dan hak-hak masyarakat dayak tersebut, seorang pejabat dengan 3 orang masyarakat dayak yg lahannya direnggut dikejar-kejar dan ingin ditangkap oleh antek-anteknya Gubernur Kalteng tersebut. Sehingga akhirnya 4 orang ini melarikan diri ke jakarta untuk meminta dukungan dari ormas Islam, yaitu FPI. Mereka melapor bahwa ketidak adilan terjadi di Kalteng dan mereka ingin ditangkap yg sesungguhnya mereka tidak mempunyai kesalahan. Mereka hanya ingin meminta hak atas lahan yg dimilikinya dan sudah disertai bukti dan surat yg sah.Setelah 4 orang ini melapor, FPI tidak bertindak begitu saja, mereka melakukan segala sesuatunya melalui prosedur yg ada. hanya saja, selama ini media selalu menampilkan dan mempertontonkan tindakan" FPI di lapangan yg terlihat anarkis. Sesungguhnya prosedur yg FPI jalankan sebelum turun ke lapangan tidak media perlihatkan atau tampilkan, baik di media cetak ataupun media elektronik. Mereka (FPI) melaporkan hal tersebut ke kementrian dalam Negeri, Gamawan Fauzi, sehingga diundang lah Gubernur Kalteng, Teras Narang ke Jakarta untuk dimintai kebenarannya. Kemudian di jakarta gubernur tersebut mengatakan akan melindungi orang-orang yg melarikan diri ke Jakarta (satu orang pejabat dan 3 masyarakat dayak), Teras Narang mengatakan mereka akan aman di kalimantan, sanak famili mereka juga tidak akan diganggu keselamatannya. Barulah orang-orang yg melarikan diri tersebut kembali ke kalimantan dengan adanya jaminan dari Gubernur Kalteng tersebut. Tapi.... pada kenyataannya mereka ditangkap juga dan dipukuli oleh preman bayaran Gubernur Kalteng, Teras Narang dan dibiarkan oleh Kapolda Kalteng Brigjen Pol Damianus Zaky. Gubernur tersebut tidak memegang kata-katanya saat ia mengatakan akan menjamin keselamatan 4 orang tersebut.Barulah kemudian FPI bertindak dengan mendatangi Kalimantan.
Namun, sesampainya di Bandara Kalimantan mereka dihadang dan dikepung oleh oknum-oknum dengan senjata tajam. dan salah satu oknum yg menghadang tersebut ada salah satu masyarakat nasrani dayak yg menjadi tersangka atas kasus korupsi namun orang tersebut tidak mau ditangkap. Orang tersebut sudah diputuskan hakim dihukum 2 tahun penjara dan denda 400jt. Tapi pihak berwenang tidak berani menangkapnya dengan alasan yg tidak jelas.Inilah salah satu contoh dari sekian banyak kasus di Indonesia dimana ketidak adilan sering terjadi. Terlebih bagi mereka yg tidak ber-uang seringkali menjadi makanan bagi para pengusaha pengusaha kaya dan penguasa-penguasa yg tidak amanah dan dzolim kepada rakyatnya sendiri.
Untuk melihat berita ini bisa disimak di :http://nasional.vivanews.com/news/read/287799-fpi--tak-ada-konflik-dengan-masyarakat-dayak
Penulis ingin mengungkapkan point-point atas kejadian ini, diantaranya:- Kekuasaan yg tidak dijalankan secara amanah akan berbuah pada kehancuran dan pertumpahan darah yg bisa dan mudah saja terjadi , - Media memiliki peranan penting dalam menjaga kutuhan NKRI serta bisa juga menimbulkan konflik dengan adanya kesalahpahaman akibat media yg terlalu mem-blow-up berita, - Wahai kaum muslim, berhentilah menjudge agama anda sendiri, atau bahkan membenci ormas agama anda sendiri yg sejatinya anda belum benar-benar paham dan mengetahuinya, - Penegak Hukum seperti Kepolisian saja tidak bisa bertanggung jawab atas ketidak adilan di Negeri ini, lantas kepada siapa lagi Negara ini di atur kalau tidak dari orang-orang yg masih beriman dan bertanggung jawab serta memiliki kepedulian yg tinggi pada hak-hak masyarakat Indonesia, - Zaman akhir mulai terbaca
.intinya:... Berhentilah menjudge sesuatu yg pada dasarnya kalian belum meneliti maupun mencari tahu akan kebenarannya. Harus kalian ketahui bahwa media itu memiliki pedoman bad news is good news. so, wajar jika keseharian kalian di dalam melihat media akan disuguhkan hal-hal yang berbau negatif, karena itulah berita yang menjual. Perusahaan juga memiliki prinsip keuntungan sebesar-besarnya. Jadi, pakailah akal kalian jika ingin menjudge segala sesuatunya yg kalian lihat melalui media ataupun rumor" yg tidak jelas.karena dampaknya akan merugikan kita sendiri serta dampak luas akan merusak keutuhan NKRI. so, jangan jadi orang bodoh !!!
...Sekian ulasan dari saya. bila ada kata-kata yg kurang berkenan mohon di koreksi dan kata-kata yg menyinggung mohon di maafkan. karena hanya ingin menyebarluaskan fakta yg sumbernya dari Bapak Habib Rizieq sendiri. Terima Kasih atas waktunya dalam membaca. Wassalammualaikum. Wr.Wb
Langganan:
Postingan (Atom)